Senin, 18 November 2013

KOLAM KOI SEDERHANA

                Untuk sebagian orang kolam ikan hias mungkin tidak begitu penting menghiasi teras rumah, yang ada hanya mengurangi space ruang terbuka di teras atau di rumah kita. Lain halnya dengan para hobies yang rela mengeluarkan modal yang cukup besar untuk mewujudkan hobinya. Menyulap teras menjadi kolam koi yang menarik,  menghias teras dengan puluhan sarang burung, menghijaukan teras dengan tanaman hias, dan lain sebagainya.


Contoh Koi
                 Untuk anda yang memang mempunyai rumah dengan lahan yang cukup luas, tentu itu bukan hal yang menyulitkan. Anda bebas merancang akan di tempatkan dimana koi-koi anda, akan di pajang dimana kenari, nuri atau kacer kesayangan anda. Atau anda tinggal gali tanah dimana anda suka dan menanam pohon-pohon yang akan memberikan kepuasan batin untuk menyalurkan hobi anda.
                Sebenarnya saya tidak terlalu berambisi untuk mewujudkan keinginan saya untuk memiliki kolam koi di teras rumah seperti halnya rekan saya. Pertama teras rumah kami yang cukup sempit, kedua saya belum begitu paham akan perawatan koi. Karena alasan pertama lah yang menahan saya untuk mewujudkan keinginan saya. Bagi saya cukup repot untuk menempatkan koi di teras. Belum lagi istri yang ingin juga menghijaukan teras sempit rumah kami yang hanya mempunyai luas  60 secara keseluruhan. Ya, kami menempati rumah type 60.
                Yang membuat saya semangat untuk membuat kolam koi adalah ketika kami berkunjung ke rumah rekan saya, dan putri kami yang baru 3 tahun waktu itu  ternyata senang dan terlihat gembira melihat koi yang berenang kesana kemari.
 Akhirnya setelah saya tanya mbah google dan beberapa rekan yang sudah mengaplikasikan hobi di bidang perikanan dan perkolaman, saya mendapat sedikit motivasi untuk mewujudkan keinginan memiliki kolam koi. Ternya teras sempit saya pun bisa di sisipkan kolam koi yang memang jauh dari sempurna, tapi cukup lumayan untuk mengobati keinginan putri  kami.
Kolam koi sederhana denga ukuran 2,5m X  1m dengan kedalaman 75cm dan hanya saya isi dengan air hingga 65 cm dari dasar kolam. Memang jauh dari kata sempurna untuk 9 ekor koi. Namun cukup segar dengan pohon-pohon semak di sekeliling kolam untuk sedikit meredam kesan gersang dan cukup ampuh untuk sedikit menghilangkan kesan seperti bak mandi.
Untuk sirkulasi air di kolam, saya buat saringan sendiri yang cukup ekonomis namun hasilnya lumayan untuk menjernihkan air, hanya saja harus agak sering di bersihkan saringannya. Minimal satu kali seminggu. Saringan saya buat dari bahan dan perlengkapan yang umum di pergunakan untuk saringan akuarium. Dari serat saringan, pompa juga selang.
 Sedangkan untuk cover saringan saya perguanakan  tong sampah kecil kapasitas 5ltr dengan ukuran 20x18x31cm yang saya lubangi di kedua sisinya untuk jalan masuk air. Di dalamnya saya sisipkan penahan di atas pompa yang saya buat dari ember bekas yang di lubangi agar ada ruang antara saringan dan pompa.

Untuk saringan saya pergunakan pasir silica, anda boleh menggunakan batu zeolit atau bio ball. Di  atasnya saya sisipkan potongan kain karpet, atau anda boleh menggunakan bahan lain yang lebih bagus dan di atas kain karpet saya taruh saringan/filter sabut untuk aquarium. Di atas filter tersebut saya taruh lagi kain karpet, begitu seterusnya sebanyak empat susun.
Berikut gambar sketsanya.

Saringan Kolam Koi Ekonomis Sederhana




Karena tidak ada fasad untuk air terjun di kolam, karena memang kolam ini lebih mirip dengan bak mandi, jadi saya pergunakan pipa air 1/5 inchi untuk membuat sirkulasi air kolam dan cukup untuk membuat gelembung yang bisa di manfaatkan koi.
This is it...... bak koi minimalis maksimal ( Maksimal Minimalisnya  ^_^ ).


Kolam Koi Sederhana


Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar